GEMPA ACEH

E-mail Print PDF

KARYA  : EGGHA

KELAS  : XII IPA

Gempa kembali melanda kota Aceh. Ini terjadi pada tanggal 07 desember 2016, gempa dengan berkekuatan 6,4 skala richter mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Telah memakan korban yang cukup banyak yaitu :

-     Korban yang meninggal sebanyak : 102 orang jiwa

-     Sedangkan korban luka ringan dan berat mencapai : 700 orang jiwa

-     Korban yang belom teridentifikasi sebanyak : 8 orang jiwa

 

Getaran dari gempa tersebut sudah merusak banyak toko dan ruko yang ada di sekitar kejadian, dan mengakibatkan 43,000 orang harus mengungsi ke pengungsian. Aceh sudah menempati 45 posko darurat. Jumlah korban luka berat dan ringan akibat gempa tersebut mencapai 700 orang yang saat ini dirujuk ke RSUD Bireun, RSUD Sigli, RSUD Pidie Jaya, dan RSUD Banda Aceh. Mereka harus dirujuk ke empat rumah sakit tersebut untuk menjalani perawatan.

Tim evakuasi dari Basarnas, BNPB, TNI, Polri, dan unsur masyarakat masih mencari korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan. Tim medis yang terdiri atas unsur dokter dan TNI memeriksa sejumlah korban gempa yang masih berdatangan ke posko kesehatan di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya dan halamana Kantor Bupati setempat.

Saat ini, upaya pencarian korban yang dilakukan Basarnas terus dilakukan dengan menggunakan alat berat. Segala bala bantuan pun mulai berdatangan ke tempat kejadian dari segala penjuru. Aceh pun sangat membutuhkan banyak sekali bala bantuan seperti:

Daftar kebutuhan:

1. Alas tidur

2. Terpal

3. MaKan siap saji (bukan mie instan)

4. Selimut

5. Dapur umum untuk 2 pekan

6. Peralatan kesehatan dan obat-obatan

7. Terpal untuk menutup barang-barang dari hujan.

8. Tenda barak.

SMA Negeri 3 Karimun juga tidak mau ketinggalan untuk turut serta mengulurkan bantuan. Walaupun tidak bisa langsung terjun ke Aceh, namun kami tetap memberikan sumbangan. Dengan nominal yang tidak terlalu besar, tapi hati kami iklas untuk membantu.  Kota aceh hanya bisa menunggu bala bantuan datang dan menunggu sampai gempa benar benar tidak ada lagi baru warga sekitar bisa kembali ke rumahnya masing masing.

Share
 

Login Form



User Menu


You are here: Home