Belajar Bersama untuk Prestasi Pribadi

E-mail Print PDF

INTI amanah dalam Upacara Bendera Senin (25/07/16) Pagi yang disampaikan pembina upcara adalah bagaimana strategi belajar bersama untuk meraih prestasi pribadi alias prestasi diri sendiri. Sesungguhnya prestasi pribadi akan melahirkan prestasi bersama alias prestasi sekolah. Seperti jargon sekolah yang berbunyi 'Prestasiku adalah Prestasi Kita' yang menjadi dasar motivasi warga sekolah dalam meraih prestasi. Sejak sekolah menjadikan jargon itu sebagai pemacu semangat berprestasi sekolah, maka setiap warga sekolah (guru, pegawai dan peserta didik) diminta untuk berusaha meraih prestasi pribadinya. Artinya setiap orang wajib berprestasi secara apribadi agar membawa harum sekolah.

"Tidak boleh ada warga sekolah yang nol pretasi," demikian selalu diingatkan oleh Kepala Sekolah kepada semua warga sekolah agar mau berusaha meraih prestasi. Dan di awal tahun pelajaran baru 2016/ 2017 ini, khususnya pada kesempatan Apel Bendera Senin Pagi ini kembali Kepala Sekolah memebrikan amanah yang berisi motivasi meraih prestasi. Menurut amanahnya, untuk meraih prestasi bersama memang harus dimulai dengan prestasi pribadi. Jadi, raihlah prestasi sendiri agar itu menjadi prestasi bersama di sekolah.

Menyinggung tiga disiplin sekolah --disiplin waktu, disiplin belajar dan disiplin penampilan-- Kepala Sekolah memebrikan penekanan pada pagi ini tentang disiplin belajar dalam usaha meraih prestasi. Kepala Sekolah menekankan perluinya belajar bersama untuk meraih hasil pribadi itu. Yang dimaksud belajar bersama untuk meraih prestasi sendiri adalah bagaimana kebersamaan dimanfaatkan untuk memacu suasana belajar dan beraktivitas, sehingga kebersamaan itu membuat segala sesuatunya menjadi ringan. Yang berat pasti ringan, kalau dikerjakan bersama. Itu memang demikian adanya.

Dalam strategi kebersamaan, menurut Kepala Sekolah dalam amanahnya, ada tiga langkah yang harus ditempuh. Ketiga langkah itu adalah, 1)saling kenal (ta'aruf); 2) saling memahami (tafahum); dan 3) saling menolong (tafahum). Dengan saling mengenal satu dengan lainnnya, warga sekolah diharapkan mampu saling mengerti atau saling memahami antara satu dengan lainnya. Dengan saling pengertian, insyaallah akan muncul keinginan untuk saling menolong. Nah, pada tataran saling menolong inilah warga sekolah dapat merasakan betapa ringan dan mudahnya dalam melaksanakan tugas-tugas sekolah, terutama tugas-tugas pembelajaran.

Jika pekerjaan yang berkaitan dengan pembelajaran dan atau tugas-tugas latihan (pratik) dapat dilaksanakan dengan rasa mudah dan ringan, tentu saja hasilnya akan baik dan aksimal. Maka akan dengan mudahlah meraih prestasi, baik prestasi bersama maupun pretsasi pribadi. Dan dari prestasi-prestasi inilah nama diri dan nama sekolah akan terangkat. Di situlah akan tercapai, prestasiku adalah prestasi kita akan terwujud. Jadi, belajar bersama sesungguhnya tujuannya adalah selain untuk prestasi bersama, tentu saja untuk prestasi pribadi. Semoga.***

Share
Last Updated ( Tuesday, 26 July 2016 12:53 )  

Login Form



User Menu


You are here: Home